Universiana

KKN Terintegrasi Magang Sebagai Program 3,5 Tahun Lulus

Digelarnya Rapat Evaluasi Kerjasama antara UIN RF dan Kabupaten Kebumen di Rektoran UIN RF. Jum’at (31/8/18). Ukhuwahfoto/Siti Srijaya

UIN RF – Ukhuwahnews | Bermula dari pemikiran untuk percepatan masa perkuliahan mahasiswa S1 Universitas islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang menjadi 3,5 tahun, pimpinan fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) mengadakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) terintegrasi magang yang sudah berlaku

bagi angkatan 2015.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Prodi Ilmu Politik Erik Darmawan, ia mengungkapkan bahwa jika dipetakan Mahasiswa UIN RF tidak bisa lulus S1 dalam 3,5 tahun karena mata kuliah KKN dan magang itu ditempatkan dalam semester yang sama. Mata kuliah tersebut dijadwalkan pada semester 7, dan salah satunya harus pada semester 9.

“Mahasiswa harus memilih salah satu mata kuliah saja dan meninggalkan yang satunya untuk tahun berikutnya. Sehingga, membuat mahasiswa setidaknya lulus selama 4,5 tahun,” jelasnya usai melakukan evaluasi kerjasama antara UIN RF dan Kabupaten Kebumen. Jum’at (31/8/18)

Adanya program KKN terintegrasi magang ini untuk menyatukan kedua mata kuliah tersebut dalam satu waktu yang bersamaan yang berlangsung selama 35 hari. Namun tetap memiliki standar penilaian dan laporan masing-masing.

“Mereka melakukan dua kegiatan sekaligus, pada jam kerja mereka magang di Pemerintahan. Lalu setelahnya mereka KKN, mengurusi masyarakatnya kan,” ungkapya

Erik juga menambahkan, Program yang dilakukan di Kabupaten Kebumen, Jawa tengah dan Kota Bandung tersebut dinilai banyak membantu terselenggaranya program pemerintah melalui Mahasiswa UIN RF

“Kata Badan Perencanaan Pembangunan Daerahnya (BAPPEDA), keberadaan Mahasiswa lebih didengar oleh masyarakat sehingga Bupatinya juga menitipkan Program kerjanya ke Mahasiswa,” tambahnya

Salah satu Mahasiswa yang mengikuti program KKN terintegrasi, Septi Erlinda mengatakan bahwa program tersebut berdampak baik bagi Mahasiswa sehingga dapat menyelesaikan dua mata kuliah mereka.

“Bagus ya, jadi dapat menyelesaikan KKN sekaligus magang dalam waktu bersamaan di Kebumen, Jawa tengah,” katanya

Meskipun begitu kegiatannya tetap sama seperti dua mata kuliah yang terpisah, hanya saja waktu yang dibagi dan jadi lebih efisien.

“Magang dilakukan di Balai desa dan selebihnya melakukan KKN seperti, mengajar mengaji untuk anak-anak selepas Maghrib dan untuk Ibu-Ibu dan lansia pada hari Senin Kamis,” ujar Septi

Usai kegiatan KKN terintegrasi magang berjalan, Pihak kampus telah melakukan rapat evaluasi kerjasama antara UIN RF dan kabupaten Kebumen yang dihadiri oleh Bupati serta perwakilan dari desa-desa di Rektorat UIN RF Jum’at lalu (31/8) dan akan mengatur jadwal untuk melaksanakan rapat evaluasi kerjasama dengan Kota Bandung.

 

Reporter : Siti Srijaya, Fitria

Editor : Fitria

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah