Puisi

Kata Hatiku Pada Hujan

sumber : Internet

Oleh: Nam (Nur Khotimah)

Ada melodi kelam yang terdengar riuhnya

Perlahan mengalunkan senandung nostagia

Membawa luka itu kembali

Lewat rintihan yang tak berkesudahan

Aku heran

Mengapa langit tertawa kemarin sore?

Namun ia berduka hari ini

Sungguh aku tak mampu memahaminya

Tak sanggup mengartikan makna yang ia buat

Tiba- tiba

Hujan berlari menujuku

Membasahi aku mulai rapuh

Memelukku yang terjatuh

Ia mulai menghapus air mata

Menutupi kesedihanku sementara

Yang tak tau kapankah akan berakhir sama

Tak pantas aku bertanya

Aku harusnya bisa menerima

Bahwa ia yang aku tunggu

Tak pernah kembali

Bahwa bersama hujan kuselipkan salam kerinduan

Dan sebagai pertanda bahwa ia datang

Namum untuk pergi lagi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah