Materi- Imron Supriyadi, Pemimpin Redaksi Kabar Sumatera Online ini saat memberikan materi mengenai Teknik dan Praktik Menulis Berita Media Elektronik Radio, pada hari kedua, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Jurnalistik (Diklatsarjur) yang ke-18, di Gedung Student Center (SC) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Minggu (18/9).

Materi- Imron Supriyadi, Pemimpin Redaksi Kabar Sumatera Online ini saat memberikan materi mengenai Teknik dan Praktik Menulis Berita Media Elektronik Radio, pada hari kedua, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Jurnalistik (Diklatsarjur) yang ke-18, di Gedung Student Center (SC) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Minggu (18/9).

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Jurnalis adalah pembawa misi nabi. Hal itu diungkapkan oleh Imron Supriyadi pada hari kedua, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Jurnalistik (Diklatsarjur) yang ke-18, di Gedung Student Center (SC) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Minggu (18/9).

“Seorang jurnalis adalah pembawa misi nabi. Sebagaimana seorang nabi, yang memiliki sifat-sifat yang baik. Seorang jurnalis haruslah cerdas agar berita yang  disampaikan bisa mencerdaskan masyarakat,” ujarnya.

Pemimpin Redaksi Kabar Sumatera Online ini saat memberikan materi mengenai Teknik dan Praktik Menulis Berita Media Elektronik, khususnya jurnalistik radio, juga mengatakan bahwa seorang jurnalis dituntut harus memiliki sifat yang dimiliki oleh Nabi yaitu siddiq, amanah, fathonah dan tabligh dalam menyampaikan pesan atau informasi berupa berita, juga dituntut untuk cerdas demi mencerdaskan masyarakat yang melihat, membaca ataupun mendengar berita.

Muhammad Alvin Lubis, salah satu peserta mengatakan bahwa keempat sifat yang dimiliki oleh nabi memang harus ada didalam diri seorang jurnalis.

“Kalau kita tidak memiliki keempat sikap itu, lebih baik kita tidak usah menjadi seorang jurnalis karena itu bisa merusak kita dan juga masyaraka,” katanya.

Ia menambahkan, hal yang paling berkenaan dalam media elektronik, yaitu mata dan telinga. Maka seorang jurnalis harus mampu menyampaikan informasi dengan jelas dan lugas.

“Menulis berita media elektronik harus jelas dan lugas, karena berita media elektronik hanya datang satu kali dan tidak bisa diulang saat itu juga, dalam media elektronik seperti radio, seorang penyiar harus mengetahui kondisi psikologis pendengar,” tuturnya.

 

Reporter : Wlf,Mls.

Editor : Mcr

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah