Fakultas Ilmu Politik

Hidup Rukun, 80% Masyarakat Kurdistan Bermahzab Syafi’i

MoU- Rektor UIN RF, Prof. Drs. H. M. Sirozi, MA, P.hD, menandatangani berkas kerjasama dengan Universitas Mazahib Islamiyah, Tehran, di Gedung Academic Center UIN RF, Senin (22/05/17). Ukhuwahfoto/Sobarudin.

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Pengikut Mahzab Syafi’i, terkhusus di Kota Kurdistan, Iran hampir 80%, juga masyarakat Iran yang mengikuti mahzab Imam Syafei’i, Hambali, Maliki Ja’fari itu hidup rukun. Ungkap Ayatullah Husseini Sharoudi, Anggota Dewan Staff Ahli Pengikut Sunni Kurdistan, pada Konferensi Internasional bertemakan, Ilmu Sosial Kontemporer dalam Perspektif Imam Syafe’i, di Gedung Academic Center (AC) Senin, (22/05/17).

Menurut Ayatullah Husseini Sharoudi, Imam Syafe’i terkenal sebagai salah satu tokoh besar yang bisa menyelesaikan permasalahan sosial yang seringkali muncul ditengah masyarakat. Selain itu, Imam Syafe’i selalu melakukan perjanalan-perjalanan menuntut ilmu keberbagai negara.

“Dengan begitulah, kita harusnya dapat meneladani Imam Syafi’i. Juga, dalam kehidupan sosialnya, hubungan Mazhab Imam Ja’far mengenai syiah cukup baik, tidak ada masalah dengan Mazhab Syafi’i, semuanya hidup rukun,” katanya.

Rektor University of Islamic Denomination, Tehran, Prof. Dr. Hussein Mokhtari, mengatakan Imam syafe’i selama hidupnya selalu berusaha untuk mempersatukan umat islam. Imam syafe’i juga selalu mengajak untuk menghargai pendapat-pendapat orang lain.

“Serta usaha-usahanya untuk mempelajari bagaimana mesti islam ke berbagai negara,” ujarnya.

Hussein menambahkan dia bingung terhadap Islam saat ini, diberbagai belahan dunia, dapat diibaratkan orang yang membunuh mengucapkan takbir, kemudian orang yang dibunuh juga mengucapkan takbir. Bayangkan jika Nabi Muhammad SAW masih hidup, dan melihat umatnya saling bertikai.

“Apa yang dia rasakan? saya fikir itu salah penafsiran terhadab teks-teks Al-Qur’an dan riwayat.  Selain itu, beberapa kelompok membatasi bacaan-bacaan, dan merasa bahwa bacaan merekalah yang paling benar,” katanya.

Selain itu, dalam konferensi internasional ini Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) menandatangani MoU dengan Universitas Mazahib Islamiyah, Tehran dalam bidang akademik. Acara ini

diikuti oleh ratusan mahasiswa UIN RF, juga dihadiri utusan dari beberapa perguruan tinggi lain di Palembang.

Reporter : Azz, Ica

Editor : Mae

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah