Rektorat

Guru Besar Kepentingan Lembaga

Suasana Pengukuhan Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum serta Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di Gedung Academic Centre (AC), Rabu (5/10/17). Ukhuwahnews/Rohani.

UIN – Ukhuwahnews.com | “Pangkat guru besar bukan hanya kepentingan pribadi belaka, melainkan lebaga juga sangat mebutuhkan.” begitulah ungkap Prof. Drs. H. M. Sirozi, MA., Ph. D, Rektor Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang saat Sidang Senat Terbuka Pengukuhan kedua Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum serta Fakultas Tarbiyah dan Keguruan di Gedung Academic Centre (AC), Rabu (5/10/17).

Dalam sidang tersebut Rektor UIN RF mengungkapkan kepada pengurus civitas academica khususnya para Doctor agar lebih serius dalam mengurus gelar guru besarnya. Akreditasi dan budaya akademik menuntut lembaga untuk lebih memperbanyak jumlah guru besar.

“Para doctor seharusnya lebih serius mengurus gelar guru besarnya, bukan hanya untuk kepentingan pribadi saja, tetapi juga sangat dibutuhkan oleh lembaga karena berkaitan dengan akreditasi dan budaya akademik . Lembaga yang kekurangan jumlah guru besarnya akan sangat sulit untuk berkembang.” ungkapnya saat ditemui crew Ukhuwah setelah sidang senat selesai.

Ia juga menambahkan bahwa ada 70 gelar doctor yang sedang berusaha memenuhi persyaratan untuk menjadi guru besar. Kuantitas guru besar minimal 40 persen dari seluruh dosen. Harapannya semoga guru besar UIN RF semakin bertambah banyak, karena saat ini masih kurang dari target.

“Doctor kita jumlahnya 70 orang, mereka semua sedang bekerja keras  untuk memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan untuk menjadi guru besar. Beberapa dari mereka telah mengajukan ke Jakarta, tinggal menunggu proses penilaian. Mudah-mudahan guru besar kita terus bertambah. Dikarenakan guru besar minimal 40 persen dari seluruh dosen Universitas. Dosen kita hampir mencapai 300 orang, seharusnya sudah ada lebih kurang 50 guru besar. Sedangkan saat ini baru 19 orang, berarti masih jauh dari yang ditargetkan,” tambahnya.

Prof. Dr. H. Kasinyo Harto M.Ag salah satu guru besar sidang senat terbuka mengatakan bahwa ia sangat bersyukur atas tercapainya gelar tersebut.

“Saya sangat bahagia sekaligus terharu karena pencapaian ini butuh perjuangan dan usaha. Karena ini sebuah amanah, berarti saya harus memberikan kontribusi terutama untuk lembaga Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN RF Palembang.”

“Dengan cara  melahirkan karya -karya tentang pendidikan. Saya berharap   sesuai potensi saya,  pembelajaran pendidikan agama islam baik itu disekolah ataupun madrasah benar –benar bisa menjadi motto penggerak untuk membangun moralitas karakter anak bangsa.” Tutupnya

Reporter: Rdp, Tdm

Editor: Dvy

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah