Gallery

GMP FEBI BERAKSI

terlihat mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli (GMP) (27/10/2015) melakukan unjuk rasa menuntuk hak hak mahsiswa di depan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis. | Foto : Razi

terlihat mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli (GMP) (27/10/2015) melakukan unjuk rasa menuntuk hak hak mahsiswa di depan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis. | Foto : Razi

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Peduli (GMP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mengadakan aksi damai  di depan gedung FEBI, Selasa (27/10/2015).

Aksi tersebut berawal dari depan gedung Academic Centre (AC) UIN RF dan dilanjutkan dengan orasi dari mahasiswa.

Topan Barokah, selaku kordinator lapangan (korlap) aksi menyampaikan beberapa tuntutan di antaranya, meminta Dekan FEBI untuk menghapuskan iuran Ikatan Wali Mahasiswa (IWAMA) dan mengembalikan uang yang telah dibayarkan oleh mahasiswa sejak angkatan 2014 sampai 2015.

“Hapuskan IWAMA, karena dalam Undang-Undang (UU) Permendikbud Nomor 35 tahun 2015, tentang ketentuan UKT tidak boleh ada pungutan lain. Dan jika itu ada, itu termasuk pungutan liar (pungli),” tuntut Topan dalam orasinya.

Tuntutan lain juga ditujukan kepada Dekan FEBI untuk meninjau ulang atau merevisi Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Menanggapi tuntutan tersebut, Dekan FEBI DR. Edyson Saifullah Lc. M. A.  menegaskan dirinya tidak berhak membubarkan IWAMA. Jelasnya, IWAMA dibentuk berdasarkan musyawarah wali mahasiswa.

“Saya tidak akan membubarkan IWAMA, karena saya tidak berhak. Terkecuali kalau wali mahasiswa sepakat untuk membubarkannya,” tegas Edyson.

Edyson menambahkan, untuk merevisi UKT bukanlah kewenangan Dekan Fakultas.

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Kemuning AKP Handoko Sanjaya S. Ik, mengingatkan mahasiswa untuk tidak bersikap anarkis dan merusak.

“Kalau sampai ada tindakan yang merusak, akan berurusan dengan hukum,” pesan Handoko.

*(LHL)

Ed. obi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah