Fakultas Dakwah & Komunikasi

Gedung Dikunci, Mahasiswa FDK Terlantar

Puluhan mahasiswa terlantar menunggu dibukanya gerbang kelas Gedung B Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sabtu (3/11/18). Ukhuwahfoto/Hidayat DA.

UIN RF – Ukhuwahnews.com | Akibat Gedung B Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fdk) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang terkunci, mahasiswa dan dosen yang datang sejak pukul 07.00 WIB,  tidak bisa melaksanakan proses perkuliahan tepat waktu, Sabtu (03/11/18). Bukan hanya itu, mereka juga terpaksa terlantar di luar kelas.

Hal itu juga dirasakan salah satu mahasiswa Jurnalistik semester 5, Iqbal Pratama saat diwawancari. Dia mengira, pekuliahan pada hari tersebut diliburkan, sebab keadaan gedung saat itu masih terkunci.

“Kalau ada info libur diberitahukan dari jauh-jauh hari, jadi mahasiswa yang kuliah jam 7 pagi tidak perlu menunggu kelas dibuka, kan kasihan. Kalau tidak libur, sebaiknya jam 6 atau setengah 6 gedung sudah dibuka, ketika mahasiswa belum datang,” kesalnya.

Lanjutnya, hal tersebut sangat merugikan mahasiswa yang datang tepat waktu. Selain itu, banyak teman-temannya yang mengaku kebingungan.

“Menurut saya, ini sangat merugikan banyak mahasiswa yang sudah datang pagi-pagi, melihat gedung masih terkunci, mahasiswa banyak yang kebingungan dan kecewa. Sebaiknya petugas yang memegang kunci gedung memberi mandat kepada rekan kerjanya jika ingin pergi,” ungkapnya.

Di sisi lain, salah satu dosen Fdk, Hasandri yang juga terpaksa menunggu mengatakan, hal tersebut terjadi karena kurangnya koordinasi antara petugas yang memegang kunci dengan petugas lainnya. “Seharusnya komunikasi yang diutamakan. Saya dari jam 7 sampai setengah 8 masih menunggu, jadinya banyak waktu yang molor,” tegasnya.

Hasandri menambahkan, rasa kepedulian mahasiswa  harus lebih ditingkatkan lagi. “Pasalnya, tidak ada upaya dari mahasiswa untuk mencari kunci, kalau tidak dipaksa,” tambahnya.

“Artinya, untuk kedepannya diperlukan komunikasi, serta kesadaran mahasiswa sendiri untuk berusaha mencari kunci agar bisa dibuka,” sarannya.

Sementara, petugas kebersihan Fdk, Muhammad mengatakan jika petugas yang memegang kunci tersebut sedang pergi ke luar kota, jadi untuk membuka gerbang kelas Gedung B Fdk menggunakan kunci cadangan.

“Saya juga tidak tahu, saya kan hanya pegawai kebersihan, jadi ini bukan tugas kami. Yang memegang kunci  lagi di Lampung, ada acara. Saya membuka ini dari kunci serap yang ada di kantor,” tegasnya.

 

Reporter : Kenedy, Jaiwan

Editor : Alfiansyah

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah