Pengarahan dari petugas verifikasi beasiswa mahasiswa berprestasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyasin (Muba), Sekayu, Senin (28/11/16).ukhuwahnews/Aji Wicaksono

Pengarahan dari petugas verifikasi beasiswa mahasiswa berprestasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyasin (Muba), Sekayu, Senin (28/11/16).ukhuwahnews/Aji Wicaksono

 

Sekayu-Ukhuwahnews.com | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Musi Banyuasin mensosialisasikan dan mengundang mahasiswa asal Musi Banyuasin calon penerima beasiswa berprestasi, serta sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) setelah melakukan verifikasi kelengkapan persyaratan.

300 mahasiswa dari berbagai universitas baik di Musi Banyuasin maupun di luar Musi Banyuasin melakukan verifikasi data kembali dengan menunjukkan kelengkapan asli yang di minta oleh petugas verifikasi sebelum dinyatakan lolos untuk mendapatkan beasiswa berprestasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Musi Banyuasin.

Beasiswa yang diberikan bukanlah sekadar beasiswa bagi mahasiswa asal Musi Banyuasin yang dapat meraih nilai Indeks Prestasi Kumulatif yang telah ditentukan oleh dinas terkait, melainkan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi belajar dan kejujuran mahasiswalah yang diutamakan, kata Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan dan Subsidi, Fauzi.

Kata dia, beasiswa mahasiswa berprestasi ini sudah dijadikan program sejak tahun 2012, untuk meminimalisir manipulasi data dan lain sebagainya dalam upaya untuk mendapatkan beasiswa, diakuinya dari tahun ke tahun selalu ada perubahan pola pemberian beasiswa hingga beeasiswa tersebut diberikan kepada yang tepat dan layak mendapatkannya.

Pada tahun 2016 ini, ada banyak tahapan dalam menentukan mahasiswa yang akan mendapatkan beasiswa dan melibatkan LSM serta orang-orang terpilih sebagai tim independen verifikasi data.

“Inti utama dari beasiswa ini bukanlah uangnya, melainkan kejujuran dari mahasiwa yang ada inilah yang menjadi fondasi utama negara kita, ya dari hal sekecil ini dulu, makanya jujur saja tak usahlah memanipulasi data untuk mendapatkan uang yang bukan haknya,” kata dia.

Beasiswa yang diberikan tidak lain ialah sebagai motivasi untuk meningkatkan dan mengembangkan diri dalam belajar, sehingga nantinya setelah selesai dari jenjang perkuliahan tersebut dapat menjadi orang yang mempunyai kompetensi, kata dia.

Sebab,  menurutnya, semakin disiplin dalam universitas maka semakin tinggi bobot kompetensinya untuk itulah jangan menyia-nyiakan diri sebagai pemuda yang sedang menuntut ilmu di perguruan tingginya, serta tekuni dan dalami secara baiklah bidang masing-masing.

“Jangan terbatas dengan Strata 1 saja, cobalah pahami dan perdalami lagi bidang keilmuan yang jalani tersebut hingga menjadi ahli di bidangnya, kelak suatu saat nanti kalianlah yang akan menjadi penerus dan generasi berikutnya yang membangun daerah ini khususnya dan Indonesia pada hakikatnya,” katanya di Sekayu pada Senin.

Diharapkannya kepada seluruh mahasiswa calon penerima beasiswa yang hadir untuk tidak berpikir selesai dari perkuliahan akan menjadi PNS, ditekankan oleh Fauzi agar berpikirlah kelak nanti usai tamat kuliah untuk menciptakan dan membuat peluang kerja sendiri untuk membantu diri sendiri dan orang lain yang membutuhkan pekerjaan.

Mahasiswa yang berkuliah di daerah Musi Banyuasin sendiri mendapatkan beasiswa sebesar 2 jt rupiah per orang dan mahasiswa yang berkuliah di luar Daerah Musi Banyuasin mendapatkan beasiswa sebesar 2.350.000 rupiah per orang.

 

Reporter : Von

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah