Kabar Sumsel

Diguyur Hujan, Prabowo Tetap Berorasi di BKB

Calon Presiden no urut 02, Prabowo Subianto saat melakukan orasinya di Hadapan puluhan ribu pendukung di Pelantaran Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Selasa (9/4/19). Ukhuwahfoto/Edo Fernando.

Palembang – Ukhuwahnews.com | Meski sempat di guyur hujan namun, tak mengurungkan Calon Presiden (Capres) no urut 02 Prabowo Subianto untuk tetap berorasi. Kampanye terbukanya digelar di Pelataran Banteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Selasa (9/4/19)

Jika terpilih menjadi Presiden 2019-2024 ketua umum partai Gerindra ini akan berjanji tidak akan memperkaya diri dan akan memperjuangkan hidup rakyat Indonesia.

“Saya berjanji jika terpilih, Saya tidak akan memperkaya diri, dan saya akan memperjuangkan hidup  rakyat Indonesia, bukan berjuang untuk antek-antek asing, saya tidak akan berkhianat!,” orasinya dengan lantang.

Khusus untuk masyarakat Palembang, Prabowo menjanjikan perbaikan harga karet dan harga sawit dengan cara membangun pabrik.

Di hadapan puluhan ribu masa, pasangan Sandiaga Uno ini juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadi pengawas agar tidak ada kecurangan yang terjadi dan turut menyukseskan Pemilu17 April mendatang.

“Kalau ada orang yang tidak seharusnya mencoblos, kita harus berani menegur ya. Jangan sampai ada hantu-hantu yang memilih. Semua harus turut menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tegasnya.

Dalam kampanye tersebut, para pendukung sempat memberikan sumbangan secara spontan, mulai dari Rp. 5000 hingga jutaan rupiah. Dengan dana tersebut, Prabowo mengungkapkan akan pergunakannya seefisien mungkin.

Salah satu pendukung Capres no 02, Asep Irawan Alwasilah mengaku percaya Prabowo dapat menjadi pemimpin yang tegas untuk Indonesia selanjutnya, karena memiliki latar belakang seorang Jenderal.

“Ia seorang Jenderal yang tegas. Tidak hanya itu, Prabowo juga ada dalam dunia politik, jadi ia tau kesusahan rakyat dan hak-hak rakyat,” ungkapnya.

Asep juga berharap setelah terpilihnya menjadi Presiden, melalui Prabowo Indonesia dapat menjadi negara yang sejahtera dan adil. Buruh tani dan kuli bangunan juga diperhatikan. Serta Indonesia tidak lagi dijajah oleh negara asing, seperti Cina.

 

Reporter : Edo Fernando

Editor : Fitria

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah