Fakultas Dakwah & Komunikasi

Demaf Lakukan Aksi, Tuntut Fasilitas dan Transparansi UKT

Puluhan mahasiswa menuntut kelengkapan sarana dan prasarana di Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fadkom), Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF), Rabu (1/11/17). Ukhuwahnews/Syarifah Adawiyah.

UIN – Ukhuwahnews.com | Puluhan mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (Fadkom) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang melakukan aksi demo terkait fasilitas perkuliahan yang tidak memadai. Aksi dimulai dengan berkumpulnya massa di depan Gedung Dakwah B dilanjutkan ke Gedung Dakwah A untuk menemui dekanat dan jajarannya, Rabu (1/11/17).

Hasan Basri, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (Demaf) Dakwah dan Komunikasi menjelaskan bahwa Demonstrasi ini diikuti oleh orasi-orasi yang disampaikan oleh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), mahasiswa 2015, 2016 dan 2017.

“Demonstrasi ini menuntut transparansi uang kuliah tunggal (UKT), meminta adanya laboratorium terpadu setiap jurusan, diperbaikinya fasilitas kelas, tingkatkan keamanan dengan penyediaan CCTV dan perluasan lahan parkir, meniadakan kuliah lewat dari jam kantor, memperbaiki sarana dan prasarana, pemisahan tempat wudhu perempuan dan laki-laki.” jelasnya.

Hasan menambahkan bahwa sebelum digelar aksi demonstrasi ini pihak Demaf dan Dekan memang telah melakukan diskusi untuk membahas fasilitas perkuliahan, namun belum ada tanggapan untuk memperbaiki fasiltas. Maka seusai aksi demonstrasi juga turut dilaksankan penandatangan perjanjian pihak fakultas untuk memperbaiki fasilitas .

“Jika setelah aksi ini tetap tidak ada tanggapan maka kami akan melanjutkan aksi ke rektorat dengan masa yang lebih banyak dengan jangka waktu satu minggu” ungkapnya

Salah satu mahasiswa 2017 menyampaikan dalam orasinya mengungkapkan kekecewaanya atas tingginya UKT namun tidak sesuai dengan fasilitas yang mereka dapatkan selama perkuliahan.

“Perpustakaan fakultas jumlah buku yang minim, fasilitas ibadah yang tidak layak, kelas yang tidak bersih, dan fasilitas lain yang tidak memadai,” katanya.

Seusai orasi mahasiswa, Dekan Fadkom, Dr Kusnadi MH menanggapi aksi ini mengungkapkan bahwa UKT sudah disesuaikan dengan kemampuan orang tua, laboratorium terpadu bisa digunakan untuk semua jurusan di fakultas dakwah.

“Kuliah malam terjadi karena terbatasnya jumlah kelas, dan telah diajukan pengadaan kursi sebanyak 200 buah,” jelasnya.

Selain itu DR Kusnadi MH juga mengungkapkan bahwa dosen tidak diperbolehkan mengintimidasi mahasiswa yang ikut dalam aksi ini karena adanya UU no 9 tahun 1998 yang menjamin kebebasan berpendapat di ruang publik.

Reporter : Ipe, Tia.

Editor : Wfi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah