Rektorat

Bonus Demografi, Indonesia Harus Bebas Narkoba

Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, H. Imam Nahrawi, MKP sedang menyampaikan kuliah umumnya, dengan tema Bebaskan Generasi Masa Depan Bangsa dari Bahaya Narkoba, berlangsung di Gedung Akademik Center, Kamis (15/06/17). ukhuwahnews/Nopri Ismi.

 

UIN -Ukhuwahnews.com | Menjelang terjadinya bonus demografi, maka Indonesia harus bebas dari narkoba pada Tahun 2020 nanti. Demikian ujar Ketua Umum Dewan Ekskutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF), Agus Suherman Tanjung, dalam Kuliah Umum bersama Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, H. Imam Nahrawi, MKP berlangsung di Gedung Akademik Center, Kamis (15/06/17).

Agus Mengatakan bahwa pada Tahun 2020 mendatang, Indonesia akan menjadi puncak pertumbuhan usia produktif sebanyak 70% pemuda dan 30% selebihnya usia tidak produktif. Oleh karena itu, sudah seharusnya UIN RF juga ikut mendukung dan terlibat dalam memerangi ancaman terbesar di Indonesia, yaitu narkoba.

“Setiap orang harus terlibat aktif untuk memerangi narkoba,” katanya.

Hal tersebut juga diaminkan Menpora RI, Imam Nahrawi mendukung penuh terhadap sikap memerangi narkoba, karena perlu diketahui bahwa penghuni terbesar di lapas adalah penyalahgunaan, pengguna dan pengedar narkoba.

“Hal yang paling penting untuk diketahui bahwa modus dari pengedaran narkoba adalah melalui lembaga pendidikan yang potensial untuk dijadikan sasaran,” kata Imam.

Menurutnya, karena sekali seseorang mencoba narkoba, akan menjadi ketergantungan yang luar biasa. Maka tidak ada pilihan lain, selain dia mengonsumsi narkoba. Kalau dia menjadi pengonsumsi, maka dia harus menyiapkan uang yang banyak, tentu dia akan memaksa orang tuanya, jika pun tidak dapat memenuhinya, kemudian dia akan menjadi bagian dari pengedar narkoba.

“Dia akan direkrut menjadi agen untuk mencari orang lain seperti itu, persis seperti multilevel marketing,” tambahnya.

Imam mengharapkan kampus UIN RF ini menjadi kampus yang berani akan memerangi peredaran narkoba. Oleh karena itu, Kemenpora bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), bekerja sama agar narkoba jangan sampai masuk ke kampus-kampus dan masyarakat. Hal tersebutlah yang menjadi konsentrasi bagi Kemenpora, dalam rangka merawat bonus demografi seperti yang telah disampaikan.

Reporter : Mae

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah