Gallery

BKKBN Sosialisasikan Program Genre dengan Pemilihan Dumas Genre

 

 

Malam grand final Pemilihan Duta Mahasiswa Genre  BKKBN Sumsel 2016. Di Hotel Horison Ultima, pada Jumat (29/4/16). Ukhuwahnews/Aji Bangun Wicaksono

Malam grand final Pemilihan Duta Mahasiswa Genre BKKBN Sumsel 2016. Di Hotel Horison Ultima, pada Jumat (29/4/16). Ukhuwahnews/Aji Bangun Wicaksono

 

Palembang-Ukhuwahnews.com | Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Pemilihan Duta Mahasiswa (Dumas) Generasi Berencana (Genre) 2016. Dengan tujuan utamnya untuk mensosialisasikan kepada remaja mengenai program Genre BKKBN agar dapat terhindar dari seks pranikah, menikah muda, dan terhindar dari Narkoba, Psikotropika, dan Zat adiktif (Napza).

Dumas Genre 2015, Aldy Vajero mengungkap bahwa pemilihan Dumas Genre salah satu program dari BKKBN sesuai dengan UU No. 52 Tahun 2009 mengenai pengembangan kependudukan dan program keluarga berencana. Menurutnya, sebanyak 376 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumsel mengikuti tes seleksi, dan sebanyak 122 peserta masuk dalam seleksi tersebut.

“Dumas Genre dalam hal ini memberikan pemahaman kepada remaja agar dapat terhindar dari hal yang dapat merusak diri. Pada Tahun 2016 Dumas Genre sudah memasuki tahun keenam dalam pemilihannya, dari 376 peserta yang mendaftar perwakilan 21 perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumsel, dan sebanyak 122 peserta dari 11 perguruan tinggi di Sumsel telah dipilih telah masuk dalam tahap penyisihan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tahapan selanjutnya dalam Pemilihan Dumas Genre akan dilakukannya proses karantina bagi 122 peserta tersebut dengan melewati berbagai tes dan penilaian dari dewan juri, pertama tes presentasi, tes bakat, tes penyuluhan dan tes wawancara, setelah itu dipilihlah 20 besar yang akan masuk semi final untuk menjadi Dumas Genre.

Juri dalam Bidang Genre BKKBN Sumsel, Zaenab S.E mengatakan proses karantina selama tiga hari terdapat penilaian dan kriteria yang terpenting dari Dumas Genre mengacu pada pengetahuan dan penguasaan materi mengenai Program Genre BKKBN.

“Selama proses karantina, peserta selain dilihat dari penilaian mengenai penampilan, public speaking, dan performance, penilaian yang paling inti yaitu dari pengetahuan dan penguasaan materi Program Genre BKKBN yang sudah dibekali sebelumnya, seperti pemahaman peserta mengenai permasalahan kependudukan,” ujarnya.

Pada malam puncak Grand final Dumas Genre 2016, 20 besar yang masuk semifinal dan enam besar selanjutnya yang diberikan tes pertanyaan opini secara acak. Pertanyaan harus dijawab dalam waktu 30 detik saja, mengenai seputar permasalahan kependudukan yang terjadi saat ini.

Melalui penilaian dewan juri, pada grand final Dumas Genre BKKBN 2016 terpilihnya Dumas Genre Putra dan Putri, M. Andreanto (Universitas Muhammadiyah Palembang) dan Tania Dwi Adinda (Politeknik Sriwijaya Palembang) bersama dengan sembilan kategori lainnya. Di Hotel Horison Ultima Palembang pada Jumat, (29/4/16).

Ketua BKKBN Sumsel 2016, Drs. Ary Goedadi dalam wawancaranya menegaskan dalam pemilihan Dumas Genre ini mencari pemuda yang mampu mengembangkan program Genre dari BKKBN, demi meningkatkan kualitas hidup manusia dan membangun karakter bangsa.

“Dalam tugasnya, Dumas Genre yang terpilih dapat menyebarkan virus Genre kepada masyarakat terutama pemuda, agar dapat merencanakan keluarga dimasa mendatang dalam hal meningkatkan kualitas hidup dan karakter bangsa, dan tentu untuk mencapai hal tersebut BKKBN membutuh dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat,” tutupnya.

 

Reporter : Mcr, Abw

Editor : Von

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah