Puisi

Bertepi

Sumber : Internet

 

-Alfiansyah-

 

Lamunan sendu, menghiasi kala aku merindu.

Ditemani sajak kecil, aku menunggu

kehadiran senja yang tak kunjung ada

kala mentari tiba.

 

Seperti bait puisi yang kutulis,

bayanganmu hiasi hari-hari

menemani sepi saat aku sendiri

membalut aroma khas kasturi.

Lalu, wanjahmu

kembali mengikis awan putih.

 

Dan seperti api,

aku sendiri bertepi

di antara sajak suci.

 

Palembang, 14 Juli 2017
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah