Universiana

Bangun pendidikan SUMSEL

Ilustrasi Pendidikan | Foto:SUMSEL.NET

Ilustrasi Pendidikan | Foto:SUMSEL.NET

Ukhuwahnews-IAIN, Kamis  (20/06), pukul 09.00 wib bertempat di halaman depan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang, Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMAI) menyelenggarakan talk show Pendidikan dengan tema  “Potret Pendidikan Nasional terhadap Cita –cita Bangsa”.

Acara ini dibuka oleh Rektor IAIN Raden Fatah Palembang yang di wakili oleh Dekan Fakultas Usuluddin dan Pemikiran Islam, selain dihadiri oleh Mahasiswa acara ini juga dihadiri oleh pejabat-pejabat penting diantaranya Erani Rusdi dari Dinas Pendidikan Sumatra Selatan, Sofwan Yusfiansya dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Imron Supriadi dari Media Harian Kabar Sumatra dan Ismail Sukardi dari Badan Akreditasi Provinsi.

Erani Rusdi selaku perwakilan dari pihak Diknas Pendidikan Nasional Sumatra Selatan menuturkan bahwa dengan program pendidikan yang telah terealisasi maupun yang belum teralisasi seperti perguruan tinggi gratis, Pemprov berkomitmen tinggi untuk membangun pendidikan di Sumatera Selatan.

“Membangun Pendidikan tidak semudah membangun gedung. Membangun pendidikan membutuhkan waktu yang sangat lama, butuh waktu puluhan tahun untuk dapat melihat hasilnya”, tambahnya.

Ismail Sukardi selaku pengamat pendidikan menuturkan secara global dalam dunia pendidikan bukan hanya membangun ekonomi atau infastruktur tapi juga harus membangun manusianya, bukan hanya cerdas tapi kita harus membuka hati kita, maksud membuka hati itu adalah kiat harus menanamkan karakter, moral, akhlak dalam hati kita. Orang sukses itu orang yang mempunyai Soskil (Sosial dan Skil).

Imron Supriadi, selaku Panelis dibidang media mengatakan bahwa pihak media sangat prihatin dengan pendidikan saat ini.  Media harusnya berperan sebagai kontrol sosial dalam pendidikan, namun dewasa ini banyak media yang tidak sehat sehingga tidak memberikan informasi yang edukatif untuk masyarakat maupun pemuda pelajar.

Lebih jauh lagi, tambahnya, pelajar harus cerdas dalam memilih media sebagai tempat informasi, jangan sampai malah media tersebut memberikan dampak negatif bagi para pelajar. *Fitri, Senja, EEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah