Sastra

BANGSA KASIHAN

bangsa kasihanKasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya,
Memakan roti dari gandum yang tidak dituainya
Dan meminum anggur yang tidak diperasnya
Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan. Dan mnganggap penindasan penjajah sebagai hadiah.
Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur, sementara menyerah padanya ketika bangun.
Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara
Kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,
Tidak sesumbar kecuali di reruntuhan,
Dan tidak memberontak
Kecuali ketika lehernya sudah berada diantara pedang dan landasan.
Kasihan bangsa yang negarawannya serigala, falsafahnya karung nasi dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru. Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya dengan trompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian, hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan trompet lagi.
Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu
Menghitung tahun-tahun berlalu
Dan orang kuatnya masih dalam gendongan.
Kasihan bangsa yang berpecah-belah,
Dan masing-masing menganggap dirinya sebagai satu bangsa.

** Kumpulan Prosa. Sihir Cinta Kahlil Gibran

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah