Universiana

Bahasa Syurga adalah Bahasa Arab

Foto Bahasa Arab

IAIN, Musi— (13/02) Beberapa ulama menganggap bahasa arab sebagai sejati-jatinya bahasa (agama) Islam. Dalam kisah di atas umpamanya ditunjukkan betapa bahasa arab menduduki tempat yang sentral. Karena itulah tidak mengherankan apabila suatu saat disebutkan bahwa bahasa arab merupakan bahasa yang dipakai sebagai media komunikasi nanti; di alam akhirat, di kehidupan ukhrawi.

 

Juga barangkali dari sudut pandang inilah kemudian menjadi jelas, mengapa belakangan muncul fenomena pemakaian bahasa yang campur-campur. “Antum mau kemana,Akh?”, yang sebetulnya bisa di-plembang-kan dengan, “awak nak kemano, lur?”, atau diindonesiakan saja, “mau kemana, kawan?”. Fenomena seperti ini tidak menjadi masalah, memang, selagi fungsi bahasa (sebagai medium komunikasi) tetap terjaga. Selagi ia masih bisa dipahami oleh kedua belah pihak yang sedang bercakap-cakap. Tetapi lebih dari itu, merunut pada pola pikir yang telah ditulis di atas, bahwa bahasa arab adalah bahasa Islam, fenomena tersebut menggambarkan ghirah keberagamaan masyarakat kita yang cukup tinggi.

Berbagai upaya dilakukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang untuk menciptakan lulusan yang memiliki spesifikasi berbahasa Arab yang andal.

Salah satunya yakni dengan menggelar pesantren khusus berbahasa Arab selama satu bulan penuh. Terobosan ini dilakukan IAIN melalui Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Melalui program ini,mahasiswa dididik menjadi sarjana muslim yang mahir dan spesialis bahasa Arab.Untuk itu,semua kegiatan pesantren yang diadakan pun menggunakan bahasa Arab.

Menurut ketua HMJ PBA Qori Pratama,dalam pesantren ini, selama satu bulan peserta ditempatkan di asrama dengan berbagai kegiatan belajar mengajar. Mulai praktik bahasa Arab, diskusi tausiyah, hingga perlombaan berbahasa Arab. “Semua kegiatannya menggunakan bahasa Arab, baik pidato, cerdas cermat, kreativitas mading, hingga qirattul kutub. Mereka berbaur baik dari Palembang maupun luar Palembang, dan untuk mengadakan pentas bahsa arab ini merupakan dana mandiri, proposal dan sumbangan para alumni ” Ungkap dia di Gedung Academy Center IAIN Raden Fatah Palembang kemarin.

Ketua Program Studi (Prodi) PBA H Mukmin Zainal Arifin  mengatakan, kegiatan seperti ini patut diapresiasi karena bahasa Arab memang memiliki keistimewaan dibandingkan bahasa lainnya. “Untuk memenuhi empat kompetensi dasar dalam berbahasa memang tidak cukup hanya dengan mengandalkan proses belajar formal, perlu pembinaan semacam ini secara berkelanjutan, dan juga pentas bahasa arab bukan milik fakultas tarbiyah melainkan milik IAIN” Pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah