Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN RF memberikan Piagam Penghargaan Kepada Pemenang Peksimida 2016, pada apel pagi, di depan Gedung Rektorat UIN RF, Senin (29/08).

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN RF, DR. Kusnadi MA, memberikan Piagam Penghargaan Kepada Pemenang Peksimida 2016, pada apel pagi, di depan Gedung Rektorat UIN RF, Senin (29/08).

 

UIN-Ukhuwahnews.com| Kegiatan apel pagi Pegawai Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Senin (29/08) nampak berbeda dari biasanya. Hal ini karena selain dihadiri Rektor UIN RF selaku Pembina Apel, semua staf kepegawaian, serta lima mahasiswa UIN RF yang memenangkan Lomba Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Sumatera Selatan (Sumsel) 2016 turut berbaris di depan Gedung Rektorat UIN RF.

Wakil Rektor III UIN RF, DR.RR. Rina Antasari.SH.M.HUM menyatakan bangga dengan prestasi yang diperoleh mahasiswa UIN RF tersebut. Menurutnya, dalam kegiatan Peksimida ini ada banyak mahasiswa UIN RF yang memenangkan lomba. Namun, hanya juara satu yang diundang untuk hadir mengikuti apel pagi.

“Alhamdulillah beberapa mahasiswa kita mendapatkan juara 1 dan akan mengikuti lomba di Kendari bulan Oktober nanti,” ujarnya.

Ia menambahkan upaya untuk mempersiapkan mahasiswa-mahasiswa untuk bertanding yaitu melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) dan juga prodi-prodi, serta dari mahasiswanya sendiri.

Menurut Rina, adapun nama-nama mahasiswa UIN RF yang lolos dalam seleksi Peksimida 2016 mewakili Sumatra Selatan (Sumsel), untuk diperlombakan kembali pada tingkat nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, yaitu Maya Citra Rosa kategori Lomba Baca Puisi Putri, Chairul Akbar kategori lomba Fotografi Hitam Putih, Frengki mewakili Sumsel kategori Lomba Baca Puisi Putra, Muhammad Sholihin Kategori Lagu Dangdut Putra, Angga Febriansyah Kategori Lukis Putra, Darwin Saputra Kategori Lagu Keroncong Putra.

“Upaya UIN mempersiapkan para mahasiswa bertanding yaitu melalui UKMK yang ada, prodi serta mahasiswa sendiri berlatih memberdayakan dirinya sendiri. Pihak pimpinan juga selalu memberikan dorongan atau apresiasi dan ikut memfasilitasi kegiatan tersebut meski tidak keseluruhan karena kampus terbatas pendanaan.” Ungkapnya.

Salah satu mahasiswa yang mewakili Sumsel, Chairul Akbar berharap agar event seperti Peksimida ini terus diapresiasi pihak kampus.

“Semoga dengan adanya event Peksimida ini, pihak kampus bisa memberikan apresiasi yang lebih kepada mahasiswa yang berprestasi,” tuturnya.

Ia melanjutkan jika sampai saat ini belum ada kabar mengenai biayai transport dari pihak kampus, namun menurut buku panduan Peksiminas 2016, uang akomodasi dan transport mahasiswa dari provinsi masing-masing.

“Karena kami, peserta fotografi hitam putih melewati seleksi yang sangat ketat, jadi kami harus bersungguh-sungguh dalam menguasai komposisi, agar penyeleksian ini tidak sia-sia,” tutupnya.

Reporter : Spt, wlf

Editor : Mcr

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah