Gallery

Amvera, Bentuk Keprihatinan Musik Daerah

Prihatin terhadap musik dan lagu daerah asal Sumatera Selatan (Sumsel), Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Mahasiswa Musik Kampus Religi (MMKR) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang bekerjasama dengan DPW Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Sumsel menggelar Festival Amvera (Aniversary MMKR Festival musik daerah) di Lapangan DPRD Provinsi Sumsel, Minggu (17/4/2016). Ukhuwahnews.com/Dokumenpanitia

Prihatin terhadap musik dan lagu daerah asal Sumatera Selatan (Sumsel), Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Mahasiswa Musik Kampus Religi (MMKR) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang bekerjasama dengan DPW Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Sumsel menggelar Festival Amvera (Aniversary MMKR Festival musik daerah) di Lapangan DPRD Provinsi Sumsel, Minggu (17/4/2016). Ukhuwahnews.com/Dokumenpanitia

 

UIN-Ukhuwahnews.com | Prihatin terhadap musik dan lagu daerah asal Sumatera Selatan (Sumsel), Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Mahasiswa Musik Kampus Religi (MMKR) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang bekerjasama dengan DPW Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Sumsel menggelar Festival Amvera (Aniversary MMKR Festival musik daerah) di Lapangan DPRD Provinsi Sumsel, Minggu (17/4/2016).

Ketua MMKR UIN RF, Revandra Septiawan mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sekaligus peringatan dari hari lahir MMKR ke-7 tahun. “Tema kegiatan ini kami angkat sebagai bentuk keprihatinan dengan musik daerah yang semakin terlupakan,” ungkap Revan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumsel, Drs. Ramlan Holdan mengaku sangat terpanggil dan mengapresiasi kegiatan seni itu.

“Ya saya sangat apresiasi acara seni seperti ini, apalagi tema yang diangkat adalah kekayaan musik daerah asal sumsel,” ujar Ramlan dalam kata sambutannya membuka Festival Amvera.

“Kita di Sumsel ini sangat kaya dengan musik daerah, dalam segi aliran musik kita di Sumsel harus tau dengan Gitar tunggal yang mendayu-dayu khas daerah melayu Sumsel,” tuturnya.

Dia juga berharap generasi muda untuk mengenal dan mempelajari budaya seni yang ada.

“Kedepan Sebagai putra-putri daerah Sumsel kita wajib kenal dan mengenalkan kekayaan musik daerah Sumsel,” tambah Ramlan yang kini menjabat sebagai Ketua DPW PKB Sumsel.

Festival musik daerah ini di ikuti oleh 26 orang kategori solo vocal dan 26 band baik asal Palembang juga berasal dari luar Palembang seperti Lubuk Linggau, Lahat dan Prabumulih yang akan unjuk kebolehan menampilkan lagu daerah Sumsel. Turut pula hadir dalam pembukaan Ainurrofiq M.SI mewakili dosen kampus UIN RF dan Farhan Alfikri ketua DPW  Gemasaba Sumsel.

 

Reporter : Von

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah