AMSPD Tuntut Kebebasan Demokrasi dan Perlindungan Warga Negara Indonesia di Depan Polda Sumsel

Perwakilan Aliasi Mahasiswa Sumsel Peduli Demokrasi (AMSPD) menyampaikan orasi di Depan Polda Sumatera Selatan. Jum’at (24/5/19)

Palembang-Ukhuwahnews | Sejumlah mahasiswa se-Sumatera Selatan (Sumsel)  yang tergabung dalam Aliasi Mahasiswa Sumsel Peduli Demokrasi (AMSPD) menggelar aksi di Depan Polda Sumatera Selatan. Massaa berasal dari Berbagai Universitas dan Organisasi Kemahasiswaan di Sumsel. Jum’at (24/5/19).

“Kami hanya menuntut kebebasan demokrasi pasca pemilu dan aksi didepan kantor Bawaslu Jakarta waktu itu,” ujar Dedi Busro selaku Koordinator Aksi dalam Orasinya.

Dalam aksi tersebut Massa menuntut tiga hal yaitu, mengecam dan mengutuk keras tindakan represif aparatur keamanan terhadap peserta aksi di Jakarta; pembatasan informasi dan komunikasi melalui media social; dan hak perlindungan terhadap warga negara Indonesia.

“Kami juga menilai perlindungan warga negara sudah tidak ada. Lihat saja, teman-teman kami banyak yang ditembaki bahkan sampai mati di Jakarta kemarin,” Lanjutnya Dedi.

Rombongan aksi yang berjumlah lebih dari 70 orang tersebut sempat meminta kepada pihak kepolisian yang berjaga didepan gerbang Polda untuk bisa masuk dan langsung menyampaikan aspirasi kepada Kapolda atau Wakapolda Sumsel.

Kompol Abu Dani yang pada saat itu bertugas menjelaskan kepada peserta aksi mengatakan Kapolda dan Wakapolda tidak bisa ditemui sementara.

“Kapolda dan Wakapolda sementara belum bisa ditemui, sebab ada urusan diluar kota Palembang,” jelasnya.

Aksi yang berlangsung selama 2,5 jam dan juga sempat diguyur hujan akhirnya membuahkan hasil. Sebab, Kapolda Sumsel (Irjen. pol. Drs. Zulkarnain Adinegara) menemui langsung peserta aksi. Zulkarnain mengatakan sangat menagpresiasi aksi damai yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa di Palembang.

“Terkait dengan tuntutan aksi nanti akan saya Sampaikan langsung ke Mabes Polri melalui telegram, jadi teman-teman tak perlu khawatir,” tuturnya

 

Reporter: Mita Rosnita

Editor : Fitria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *