Gallery

AMM Gugat Rektorat Adakan PEMIRA Ulang

Terlihan sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa menggugat melakukan aksi damai menggugat pengulangan pemira didepan gedung rektorat IAIN Raden fatah Palembang, Senin 06 Januari 2014

Terlihan sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Menggugat (AMM) melakukan aksi damai menggugat pengulangan PEMIRA di depan gedung rektorat IAIN Raden Fatah Palembang, Senin (6/1). FOTO: Prabu

 

Palembang| IAIN| Ukhuwahnews- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliasi Mahasiswa Menggugat (AMM) senin (6/1)  lalu menggelar aksi untuk menggugat pihak rektorat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang agar mengadakan  pemilihan ulang Pemilu Raya Mahasiswa (PEMIRA).

Aksi damai ini untuk menuntut pelaksanaan pemilihan ulang karena pembakaran kertas suara dan adanya dugaan penggelembungan suara pada PEMIRA beberapa waktu lalu, “Kami  menuntut nilai-nilai demokrasi di IAIN Raden Fatah Palembang. Kami miris melihat Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) sebagai penyelenggara gagal dalam menyelenggarakan pemilu yang sehat dan bersih,” ujar Yandi, koordinator aksi AMM.

Yandi  juga menyampaikan bahwa dalam aksi damai ini mereka mengecam atas buruknya nilai-nilai demokrasi sebagai mekanisme untuk mengatur tatanan mahasiswa. “Demokrasi kita sudah digerogoti. Kami menggugat untuk menggembalikan nilai-nilai luhur dari demokrasi mahasiswa dan mengembalikan politik kampus kepada jalur sebenarnya,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Fitri Dania Mahasiswi Jurusan Jurnalistik semester tiga mengaku sangat mendukung aksi damai yang dilakukan AMM ini. “Sistem demokrasi PEMIRA saja sudah salah. Semestinya surat suara itu tidak boleh dibakar, tapi faktanya dibakar. Semoga PEMIRA kedepan ada perbaikan, semoga.” Pungkasnya.

  • Pardi
1 Comment

1 Comment

  1. puji

    24 Januari 2014 at 18:12

    demokrasi akan berjalan baik jika semua elemen mempunyai kader yang jujur,amanah dan lebih mementingkan umat dari pada mementingkan golonganya. ……………….kami merasa kecewa demokrasi telah luntur dari kode etiknya………gimana bangsa kita akan jaya jika sekarang saja masih tingkat mahasiswa blom dewasa.
    pakek bakar-bakaran segalak……….
    ada istilah selogan orang lama ” siap menang gak mau kalah ” sungguh terlalu …………………untuk kedepanya pilihlah pemimpin yang jujur lagi amanah jangan memilih pemimpin yang pecundang.apa lagi curang.
    allah maha tau dan maha besar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah