Suara Mahasiswa

Aliansi BEMSS Tuntut Jokowi Mundur

11133668_1016276258402452_6030558339267580756_n
Palembang, Ukhuwahnews.com- Dianggap gagal mensejahterakan masyarakat, Jokowi dituntut mengundurkan diri jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia. Teutama karena Penurunan nilai rupiah, pelemahan indepedensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), permainan hukum, penghapusan subsidi, penjualan asset negara ke luar negeri, peningkatan hutang negara dan naik turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini disampaikan oleh Febri Yolanda, Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri), saat aksi gabungan Aliansi BEM Se-Sumatera Selatan (Aliansi BEMSS), Minggu (5/4) di Bundaran Air Mancur Palembang.
Febri mengganggap penderitaan rakyat semakin menjadi. Naiknya harga sembako, biaya transportasi membuat semakin sulit masyarakat Indonesia.
“Jokowi harus bertobat. Jika dia tak bisa memimpin negeri ini, mundur saja pak,” teriaknya dalam orasi berapi-api.
Di tempat sama, Andi Koordinator Lapangan menyampaikan lima tuntutan ke Presiden Jokowi. Tuntutan pertama untuk menjaga stabilitas ekonomi, tuntutan kedua untuk nasionalisasi asset sumber daya alam di Mahakam dan Freeport, ketiga untuk mengembalikan subsidi BBM.
“Tuntutan keempat untuk menyelesaikan konflik pemerintahan dan terpenting poin kelima untuk penegasan remisi hukuman di Indonesia,” ujarnya.
Ardi menambahkan, aksi ini tidak main-main. Kalau mahasiswa sudah turun ke jalan, berarti ada yang tidak beres di pemerintahan. Ia menerangkan, Aliansi BEMSS akan terus bergerak.
“Kami akan mengawal pemerintahan. Terus bergerak menyuarakan suara rakyat, puncaknya 20 Mei nanti kami akan berkonsolidasi dengan BEM Se-Indonesia untuk ke Jakarta, guna merebut Istana Negara” tambahnya.
Dari pantauan Crew Ukhuwah, teriakan untuk penurunan Presiden Jokowi terus berkumandang pada peserta Aksi Tobatlah Jokowi ini. Miki, Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) mengagap ini wajar, hal ini karena harapan rakyat terlalu besar dengan Jokowi, presiden ini dianggap dewa, namun ketika semua tak terpenuhi maka akan muncul rasa kecewa itu.
“Mahasiswa dan rakyat harus bersatu, membangun bangsa,” jelasnya.
Aksi mahasiswa dari Aliansi BEMSS ini mengerahkan ratusan mahasiswa dari kampus Unsri, UIN Raden Fatah, UMP, PGRI, POLSRI, POLTEKES dan Perguruan Tinggi negeri dan swasta lainnya. (Pardi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah