170 Lebih Mahasiswa PBI Gelar Drama Perfomance

Salah satu penampilan Drama dari Prodi Bahasa Inggris (BPI) di Academic Center UIN Raden Fatah Palembang. Kamis (23/5/2019). Ukhuwahfoto/Indra

UIN- Ukhuwahnews | Angkatan 2016-2017 Prodi Bahasa Inggris (PBI) UIN Raden Fatah Palembang menggelar Drama Perfomance sebagai hasil dari mata kuliah English Literature. Acara tersebut diikuti oleh enam kelas mahasiswa dengan jumlah lebih dari 170 pemeran drama. Kamis (23/5/2019)

Ketua Pelaksana sekaligus dosen PBI Hendri Saputra, M.Pd menjelaskan pertunjukkan ini berupa Choral Speaking dan Story Telling dari cerita atau novel yang pernah dibaca.

“Drama yang ditampilkan adalah Tiga dari cerita legenda Indonesia  dan tiga dari cerita luar negeri,” jelasnya

Drama yang ditampikan mahasiswa di setiap kelas tersebut berjudul; Situ Bagendit, The Marriages, Teluk Gelam, A Thousand Splendid Sun, Gending Sriwijaya dan, Sense and Sensibility

Hendri juga mengungkapkan apresiasinya terhadap mahasiswa yang telah menjalankan acara tersebut dengan luar biasa. Menurutnya dalam drama ini Mahasiswa harus menjadi lebih pemikir, kreatif,  harus memilih mana yang bagus untuk dibuat drama serta harus aktraktif, ekspresif, serta belajar intonasi.

“Hasilnya luar biasa Saya sangat mengapresiasi, mereka sudah sangat ekstra dan menunjukkan kalau mereka sangat bagus,” ungkapnya saat ditemui di Academic Center (AC) UIN Raden Fatah.

Menurut Dosen yang juga Alumni UIN Raden Fatah tersebut, sebagai calon guru, dengan adanya acara ini Mahasiswa PBI menemukan strategi baru agar tidak monoton saat mengajar di dalam kelas nanti.

Di sisi lain, Yona Ayu Lestari pemeran drama Drama A Thousand Splendid Suns dari Mahasiwa PBI Angkatan 2016 mengaku kurang puas atas penampilannya yang dinilainya belum maksimal

“Saya merasa kurang maksimal dalam penampilan drama tadi,”pungkasnya.

Yona juga menemukan kendala dalam pembuatan naskah dialog yang ia angkat dari novel serta kesulitan mendalami peran sebagai Mariam yang harus menangis.

“Membuat script-nya tidak mudah, karna novelnya itu memiliki jalan cerita yang complicated, jadi harus dipotong-potong mana yang bagian penting dan bernilai moral aja,” tuturnya.

Meskipun begitu, salah satu penonton acara drama tersebut, Sri Damayanti menyatakan Drama yang ditampilkan sangat apik, baik dalam penghayatan maupun bahasa Inggris yang digunakan.

“Penghayatan nya bagus, begitu pula tata bahasa inggrisnya yang lancar, semoga bisa memotivasi mahasiswa dalam mengasah kemampuan berbahasa Inggris,” ujarnya.

Penampilan Drama ini sekaligus untuk menyambut acara The Second International Asean English Language Teaching (ELT) Conference 16-18 July 2019 yang juga akan dilaksanakan oleh PBI UIN Raden Fatah Palembang.

 

Reporter : Fitria

Editor : Fitria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *