Sastra

Pantun Nasihat :

Kemumu di dalam semak,

Jatuh melayang selaranya.

Meski ilmu setinggi tegak,

tidak sembahyang apa gunanya

Bunga mawar bunga melati,
Kala dicium harum baunya.
Banyak cara sembuhkan hati,
baca Quran paham maknanya.

Nobat di palu di rumah raja,

raja keturunan Bukit Siguntang

Itulah kita punya kerja,

patut diturut pagi dan petang.

Pantun Lucu :

Pohon pisang daunnya layu,
bisa dijadikan pupuk disawah.
Saat abang bilang i lap yu,
ku cuma bisa bilang, cius miapah.

Pergi ke hutan mencari jerapah,
jangan lupa bawa palu.
Sekali lagi lu bilang cius mi, apah
gue tabok pala lu.

Pantun Adat :

Yang merah hanya saga,

yang kurik hanya kundi.

Yang indah hanya bahasa,

yang baik hanya budi.

Duo tigo toko di Padang,
sabuah sajo toko basi.
Duo tigo bungo nan kambang,
sabuah sajo nan di hati.

Di pengger ayah aku menyinggah,
Melengitkan penat nahan jehat.
jeme tue hala disanggah,
Mangko selamat dunia akhirat.

Amun niku haga mandi

mandi pai way salabung

Amun niku haga jadi

tunggu pai kawa nyak ngagung

Oleh : Susi_Che

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
Kancah Kreativitas Ilmiah